Ortu dan Anak Harus Siap Menerima Kritik

Kompas.com - 14/05/2010, 16:29 WIB

KOMPAS.com - Pola asuh orangtua kepada anaknya berperan terhadap tumbuh-kembang anak. Bahkan pola asuh yang tepat bisa menjadi bekal bagi anak mengembangkan potensi, dan meraih sukses saat dewasa.

Model era 80-an dan pengusaha mode, Dhanny Dahlan, memiliki pengalaman pola asuh yang membuatnya tumbuh mandiri. Kesuksesan yang diraihnya sebagai model dan pengusaha, diakuinya tak lepas dari didikan almarhum ayahnya yang tegas, serta keterbukaan dari kedua orangtuanya.

"Sejak kecil, saya dibolehkan menangis tetapi dilarang cengeng. Mental anak perempuan di keluarga kami sudah dibangun sejak kecil," kisah Dhanny, memberi contoh kepada peserta lokakarya wirausaha bagi perempuan, tentang bagaimana mental menjadi modal penting untuk sukses.

Tak sekadar diajarkan mental yang kuat, masa kecil Dhanny juga diisi dengan keterbukaan melalui komunikasi di meja makan.

"Komunikasi ada waktunya, saat dining. Saat makan, duduk bersama, setiap orang boleh saling bertanya, diskusi, memberikan argumentasi dan memberi informasi terkini dari masing-masing orang. Kami saling kritik, orangtua juga berlatih berjiwa besar menerima kritik," kata Dhanny.

Selain terbuka dengan kritik, Dhanny kecil juga terbiasa membuat keputusan, dengan merasa yakin orangtua akan mendukungnya. Bagi Dhanny, pola asuh orangtua yang mendukung aktivitas anak-anaknya, membuat kepercayaan dirinya tumbuh. Ia jadi berani mengambil keputusan sekaligus menanggung risiko atas tindakannya.

Hukuman dan penghargaan juga diperlukan sejak kecil, tutur Dhanny. Cara ini diterapkan keluarga dan membuat Dhanny tak segan meminta maaf jika berbuat salah kepada orangtuanya.

Mental tangguh, terbuka, dan perilaku fair menjadi karakter yang terbangun sejak kecil. Menurut Dhanny cara ini bisa membangun potensi anak sehingga bisa lebih berkembang lagi.

"Peran orangtua adalah tut wuri handayani, mengawasi dari kejauhan dengan memberi kepercayaan kepada anak," tandas Dhanny.

Bagaimana pola asuh anak Anda, sudahkah membangun kepribadian dan potensinya?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau