Perbankan

Bank Pelat Merah Kumpulkan Laba Paling Besar

Kompas.com - 14/05/2010, 18:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com   - Jika pada kuartal I tahun lalu, industri perbankan masih bergulat dengan imbas krisis global, tahun ini mereka sudah bisa meningkatkan kembali kinerjanya. Bahkan, secara industri, perbankan sudah sejalan dengan target kenaikan 17 persen-20 persen.

Berdasarkan data Bank Indonesia, laba tahun berjalan perbankan per Maret 2010 adalah Rp 19,44 triliun. Nilai ini, naik 20,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang berada di Rp 16,09 triliun.

Penghasil laba paling besar adalah bank persero alias bank pelat merah. Meskipun hanya terdiri dari empat bank, seluruh bank persero ini mengumpulkan laba Rp 7,2 triliun alias 37 persen dari total laba seluruh bank umum.

Jika dibandingkan periode Maret 2009, kenaikannya pun di atas rata-rata industri, yaitu 26,7 persen. Pada kuartal I tahun lalu, bank milik negara ini mengumpulkan laba Rp 5,68 triliun.

Bank swasta devisa mengumpulkan laba Rp 6,64 triliun. Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, laba bank devisa naik 9,24 persen dari Rp 6,08 triliun.

Sebaliknya, laba bank campuran malah mengalami penurunan. Pada kuartal I tahun lalu, bank campuran mencatatkan laba Rp 993 miliar. Nah, di periode yang sama tahun ini, laba mereka turun, menjadi Rp 785 miliar.

Nasib sama juga dialami bank asing. Sampai Maret 2010, laba yang mereka kumpulkan mencapai Rp 1,89 triliun. Padahal, pada Maret tahun lalu, bank asing berhasil mengumpulkan laba Rp 2,76 triliun. (Sanny Cicilia/Kontan)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau