JAKARTA, KOMPAS.com - Jika pada kuartal I tahun lalu, industri perbankan masih bergulat dengan imbas krisis global, tahun ini mereka sudah bisa meningkatkan kembali kinerjanya. Bahkan, secara industri, perbankan sudah sejalan dengan target kenaikan 17 persen-20 persen.
Berdasarkan data Bank Indonesia, laba tahun berjalan perbankan per Maret 2010 adalah Rp 19,44 triliun. Nilai ini, naik 20,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang berada di Rp 16,09 triliun.
Penghasil laba paling besar adalah bank persero alias bank pelat merah. Meskipun hanya terdiri dari empat bank, seluruh bank persero ini mengumpulkan laba Rp 7,2 triliun alias 37 persen dari total laba seluruh bank umum.
Jika dibandingkan periode Maret 2009, kenaikannya pun di atas rata-rata industri, yaitu 26,7 persen. Pada kuartal I tahun lalu, bank milik negara ini mengumpulkan laba Rp 5,68 triliun.
Bank swasta devisa mengumpulkan laba Rp 6,64 triliun. Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, laba bank devisa naik 9,24 persen dari Rp 6,08 triliun.
Sebaliknya, laba bank campuran malah mengalami penurunan. Pada kuartal I tahun lalu, bank campuran mencatatkan laba Rp 993 miliar. Nah, di periode yang sama tahun ini, laba mereka turun, menjadi Rp 785 miliar.
Nasib sama juga dialami bank asing. Sampai Maret 2010, laba yang mereka kumpulkan mencapai Rp 1,89 triliun. Padahal, pada Maret tahun lalu, bank asing berhasil mengumpulkan laba Rp 2,76 triliun. (Sanny Cicilia/Kontan)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang