Ancelotti percaya, kesempatan untuk menuliskan bab unik dari sejarah Chelsea akan cukup memberi para pemainnya motivasi yang mereka butuhkan. Dengan gelar Liga Inggris sudah di tangan setelah menghancurkan Wigan Athletic 8-0 pada pertandingan terakhir kompetisi, para pemain Chelsea akan menghadapi tim yang menghuni dasar klasemen, Portsmouth, dengan kepercayaan diri tinggi.
”The Blues” menjadi favorit kuat untuk menjadi tim pertama yang meraih gelar dobel di kompetisi domestik Inggris sejak Arsenal pada 2002. Ancelotti pekan ini menyiapkan pasukannya untuk fokus menghadapi laga di Stadion Wembley, London, guna merebut gelar Piala FA yang ketiga dalam empat musim terakhir.
”Para pemain tahu dengan pasti bagaimana bersiap menghadapi laga ini. Ini adalah kesempatan luar biasa untuk memenangi gelar dobel. Ini adalah yang pertama untuk klub ini dan kami bisa melakukannya,” kata Ancelotti. ”Kami fokus untuk menghadapi laga ini, setiap orang tahu betapa pentingnya kompetisi ini dan saya gembira karena tim bermain bagus akhir-akhir ini.”
Chelsea sangat kuat di semua lini dan semakin perkasa dengan kembalinya bek kiri Ashley Cole yang membuat lini belakang mereka sangat sulit ditembus. Apalagi, kapten John Terry dipastikan bakal bermain setelah dikhawatirkan bakal absen karena cedera.
Bukan hanya di lini depan,
Kelemahan Chelsea adalah penampilan yang kurang konsisten penjaga gawang Petr Cech musim ini, berbeda dengan musim-musim sebelumnya. Gelandang Michael Ballack juga tampil kurang bagus.
Meski terdegradasi dari Liga Primer, Portsmouth terkadang memainkan sepak bola yang luar biasa, terutama sejak Avram Grant menggantikan Paul Hart sebagai pelatih November lalu. Kiper David James juga sering tampil luar biasa di bawah mistar, sementara Aaron Mokoena layaknya benteng di lini pertahanan.
Meski menjadi favorit kuat, Ancelotti memperingatkan para pemainnya agar tidak meremehkan Portsmouth yang bisa menembus Wembley meski menghadapi masalah besar di dalam dan luar lapangan. ”Kami harus menghormati Portsmouth karena terdegradasi, tetapi mereka layak bermain di final ini,”
Portsmouth mengejutkan sepak bola Inggris saat mengalahkan Tottenham pada laga semifinal. Grant, mantan Pelatih Chelsea, sangat berambisi mempermalukan klub yang memecatnya dua tahun lalu itu. Pelatih asal Israel tersebut dipecat meski berhasil membawa Chelsea ke final Liga Champions dan nyaris menjadi juara andai saja John Terry tidak gagal melesakkan penalti ke gawang Manchester United.
”Seberapa dekat dari memenangi Liga Champions? Sebuah penalti. Saya bisa mengatakan dengan jujur bahwa saya tidak gembira dengan perlakuan mereka terhadap saya. Banyak hal negatif terjadi, sesuatu yang sangat sulit untuk dilupakan,” kata Grant.