Formula satu

Berebut Posisi "Pole" di Monaco

Kompas.com - 15/05/2010, 04:54 WIB

Monaco, Jumat - Setelah merampungkan lomba di Sirkuit Catalunya, Spanyol, pada akhir pekan lalu, tim F1 akan melanjutkan perburuan kemenangan di Sirkuit Monaco, akhir pekan ini. Sirkuit yang sangat sempit ini membuat menyalip hampir mustahil dilakukan.

Alhasil, tidak ada pilihan bagi pebalap selain merebut posisi pole jika ingin meraih kemenangan dalam balapan esok. Kualifikasi yang berlangsung hari ini pun akan menjadi pertaruhan besar bagi tim-tim utama.

Untuk sementara, tim Ferrari berada di atas angin. Pebalap mereka, Fernando Alonso, Kamis silam, berhasil memuncaki dua sesi latihan GP Monako. Pada sesi latihan pembuka, Kamis pagi, Alonso mencetak waktu lap terbaik 1 menit 15,927 detik.

Perbaiki waktu lap

Beberapa jam kemudian, dalam sesi latihan kedua, orang Spanyol itu memperbaiki waktu lapnya menjadi 1 menit 14,904 detik. ”Di trek ini perubahan setelan mobil bisa memberi kalian keunggulan sepersepuluh detik, tetapi keyakinan terhadap gaya mengemudi kalian sendiri akan memberi keuntungan hingga setengah detik,” kata Alonso.

Atas dasar prinsip itu, Alonso pun lebih mengutamakan untuk mendapatkan kecocokan dengan mobil Ferrari yang dikendarainya. ”Kami bekerja keras untuk mendapatkan kecocokan dengan mobil dan membuat mobil menjadi senyaman mungkin untuk dikendarai,” tutur Alonso.

Apakah hasil latihan Kamis sudah maksimal? Menurut Alonso, belum. ”Masih banyak pekerjaan yang harus dirampungkan dan masih terdapat banyak ruang untuk melakukan pengembangan,” tutur Alonso, juara dunia dua kali berturut-turut 2005 dan 2006.

Pebalap Red Bull, Sebastian Vettel, tetap tidak bisa diabaikan. Dengan mobil rancangan Adrian Newey, ia menempati posisi kedua di sesi latihan pertama.

Hasil ini tentu kembali menjadi bukti bahwa Red Bull selalu memiliki peluang untuk menang di setiap seri. Mencetak waktu lap terbaik 1 menit 16,000 detik di sesi latihan pembuka, Vettel memperlihatkan potensinya merebut posisi pole hari ini.

Sayangnya, posisi Vettel anjlok ke urutan ketiga dalam sesi latihan kedua. Pebalap Mercedes GP, Nico Rosberg, berhasil menyodok ke urutan kedua dalam sesi latihan kedua, yang digelar pada Kamis sore.

”Semuanya kelihatan begitu penuh harapan pada hari pertama grand prix ini. Saya pun tidak sabar lagi untuk menjalani kualifikasi,” ujar Rosberg yang hanya finis ke-13 di Catalunya.

Schumacher

Rekan satu tim Rosberg, Michael Schumacher, berada di posisi kelima pada sesi latihan kedua. Terakhir kali menjajal Sirkuit Jalan Raya Monaco pada 2006, Schumacher mendapati dirinya harus berjuang sangat keras jika betul-betul ingin merebut posisi pole hari ini.

Kualifikasi GP Monako 2006 tidak gampang untuk dilupakan. Pada saat itu Schumacher dihukum steward karena dinilai sengaja menghentikan mobil guna menghalangi pebalap lain (Alonso) mendapat posisi pole.

Bertepatan dengan ulang tahun F1 ke-60, sesi latihan Kamis berlangsung mulus, tanpa kecelakaan. Meski mencetak waktu lap sangat lambat, tim-tim anyar ternyata bisa melahap Sirkuit Monaco dengan cukup lancar.

Mobil Tim HRT yang dikendarai Bruno Senna tampil paling lambat. Waktu lapnya di sesi latihan pembuka lebih lambat tujuh detik daripada Alonso.(reuters/ato)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau