Peringkat perguruan tinggi

UI Peringkat Enam Besar di Asia Tenggara

Kompas.com - 15/05/2010, 11:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Universitas Indonesia masuk dalam jajaran peringkat enam besar di Asia Tenggara dan menempati peringkat 50 perguruan tinggi terbaik di Asia. Peringkat ini didapatkan UI berdasarkan penilaian yang dikeluarkan oleh Asian University Rankings-QS.com terhadap 200 perguruan tinggi di Asia.

Demikian peringkat itu dikeluarkan Asian University Rankings-QS.com pada Kamis lalu. UI menggungguli beberapa perguruan tinggi terkemuka di Asia seperti National Taiwan University of Science and Technology (56), University Kebangsaan Malaysia (58), dan Tokyo Metropolitan University (64).

Sementara itu, berdasarkan peringkat perguruan tinggi di Indonesia, UI berada di peringkat pertama. Secara berurut, UI berada pada peringkat 50, Universitas Gajah Mada (UGM) pada peringkat 85, Universitas Airlangga (Unair) pada peringkat 109, Institut Teknologi Bandung (ITB) pada peringkat 113, dan Institut Pertanian Bogor (IPB) pada peringkat 119.

Adapun penilaian pemeringkatan ini berdasarkan empat kriteria utama, yaitu research quality, teaching quality, graduate employability, dan internationalitation higher education. Dilihat berdasarkan peringkat per subyek, hasil yang diperoleh UI antara lain bidang Arts and Humanities (peringkat 18), Life Sciences & Biomedicine (27), Natural Sciences (44), Social Sciences (23), IT & Engineering (50).

Tidak hanya itu, upaya pencapaian standar internasional juga didukung dengan sejumlah prestasi yang diukir mahasiswa UI di beberapa ajang internasional, di antaranya mahasiswa FKG UI yang menjadi juara pertama pada "Scientific Research Competition dalam The Asia Pacific Dental Students Association (APDSA), mahasiswa FHUI berhasil menjadi "1st Runner Up International Maritime Law Arbitration Moot in Brisbane". Selain itu, UI juga meraih sertifikasi International Organizations for Standarization (ISO) 9001:2008 untuk sistem manajemen mutu (QSM).

"Semua pencapaian ini tentu sesuai dengan visi dan harapan UI untuk menjadi universitas riset kelas dunia karena secara akademik UI terus meningkatkan kualitasnya di bidang riset dan pengajaran," ujar Kepala Kantor Komunikasi UI Visnu Juwono kepada Kompas.com, Sabtu (15/5/2010).

Selama tahun 2009, UI menghasilkan 1.005 riset. Sebanyak 10.050 riset itu telah dipublikasikan dalam jurnal bertaraf regional dan internasional. Hasil itu menempatkan UI bertahan pada posisi yang sama seperti tahun lalu, yaitu peringkat 50 Asia.

"Setidaknya ini memicu UI untuk terus berbenah diri dalam meningkatkan kualitas akademik dan nonakademik yang dimilikinya," kata Visnu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau