Grant Masih Diliputi Kutukan Penalti

Kompas.com - 16/05/2010, 00:29 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Untuk kedua kalinya, Pelatih Portsmouth Avram Grant gagal menjadi juara karena kegagalan penalti. Grant geregetan hingga ingin mengeksekusi penalti sendiri.

Meski berstatus sebagai underdog, "The Pompey" tidak kalah membahayakan dibanding Chelsea pada laga semalam. Portsmouth memang kalah dalam penguasaan bola, tapi setiap peluang yang mereka dapatkan nyaris membuat gawang Petr Cech bergetar.

Di menit ke-22, misalnya, aksi Kevin-Prince Boateng hampir membobol gawang Cech. Di babak kedua, Boateng semestinya bisa membuat timnya unggul melalui tendangan penalti. Namun, tendangannya membentur kaki Cech. Portsmouth akhirnya kalah 0-1.

"Hasilnya tidak fair, kami layak mendapat lebih dari ini. Kami mendapat sebuah penalti pada saat tepat dan beberapa peluang lain. Kami punya sebuah peluang indah di babak pertama," kata Grant, yang gagal membawa Chelsea juara Liga Champions dalam adu penalti lawan Manchester United pada 2008.

"Kami bisa menang. Lain kali saya akan mengambil penalti! John Terry gagal penalti di final Liga Champions. Setiap orang sedih. Sayangnya, itu terjadi pada Boateng," tambahnya.

Meski kalah, Grant tetap bangga terhadap penampilan David James dan kawan-kawan. Bagaimanapun juga, tim yang mereka hadapi jauh lebih baik. "Kami bermain tanpa banyak pemain yang cedera tapi kami menghentikan permainan dan umpan mereka dengan baik. Kami ingin menjebak mereka dalam serangan balik," komentarnya. (AFP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau