SIENA, KOMPAS.com - Kapten Inter Milan, Javier Zanetti, memuji AS Roma karena berjuang sampai laga terakhir untuk meraih scudetto. Ia pun meminta maaf, karena pada akhirnya, Inter-lah yang menjadi jawara Serie-A.
Hingga pekan ke-37, meski berada di posisi puncak, mereka cuma mengoleksi 79 poin atau unggul dua angka dari AS Roma di tempat kedua. Mengingat Inter kalah rekor pertemuan dari Roma, mereka tak punya pilihan selain memenangi pertandingan pekan ke-38, melawan Siena, Minggu (16/5/2010), untuk memastikan scudetto.
Atmoesfer laga Serie-A pekan ke-38 sempat tegang. Karena sementara Inter tertahan 0-0 sampai akhir babak pertama, Roma unggul 2-0 atas Chievo. Untung saja, pada menit ke-57, Diego Milito mencetak gol yang menentukan kemenangan Inter 1-0 dan ini membuat usaha Roma, yang menang 2-0 atas Chievo, sia-sia.
"Aku mendedikasikan scudetto ini kepada keluargaku, Paula, Sol dan Ignacio, dan para pendukung kami," ungkap Zanetti.
"Sekarang, kami harus berkonsentrasi untuk (final Liga Champions melawan Bayern Muenchen), di Madrid, Sabtu depan. Namun, mari nikmati pesta scudetto kelima (dalam lima musim terakhir) ini. Ini adalah kemenangan atas segalanya dan semua orang, dari tim yang menunjukkan kekuatannya. Namun, Roma pantas mendapat pujian," tambahnya. (INT)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang