Chrysler Tarik 55.000 Unit Produksi 2010

Kompas.com - 17/05/2010, 10:59 WIB

DETROIT, KOMPAS.com — Chrysler Group LLC menarik sekitar 55.000 unit model 2010 yang terjual di seluruh dunia. Permasalahannya terletak pada kunci kontak yang berpotensi copot sebelum kendaraan berada dalam posisi parkir.

Kondisi ini sangat berbahaya karena mobil bisa menggelinding. Memang belum ada yang mengalami kecelakaan atau luka. Namun, dari laporan Lembaga Keselamatan Jalan Raya dan Lalu Lintas (NHTSA) Amerika, Chrysler pun melakukan recall dengan sukarela awal bulan ini.

Ini problem kedua soal keselamatan dari Chrysler yang dilaporkan dengan cepat. Langkah ini untuk mengubah persepsi konsumen terhadap kualitas produk. Kebetulan salah satu pabrikan mobil di Amerika itu meluncurkan All New Jeep Grand Cherokee yang sudah sampai ke dealer-dealer bulan depan.

Sebelum kasus kunci kontak itu, pada awal Mei pihak NHTSA sudah melakukan investigasi adanya potensi pedal gas yang seret pada Dodge Calibers produksi 2007 berjumlah 161.000 unit.

Mobil yang di-recall dibuat antara 8 Januari sampai 22 Februari 2010, termasuk Ram 1500 pickup, Ram HD, Ram double cab, Dodge Challanger, Dodge Charger, Chrysler 300, Jeep Grand Cherokee, dan Jeep Commander.

Sekitar 55.000 unit yang di-recall itu di antaranya berada di Amerika sebanyak 41.658 unit, Kanada 9.967 unit, Meksiko 1.807 unit, dan 1.494 unit dipasarkan di dunia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau