Arsitek Indonesia Peroleh Penghargaan Internasional

Kompas.com - 17/05/2010, 11:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com  - Sepuluh perusahaan jasa arsitektur menerima penghargaan dari BCI Asia, sebuah media utama penyedia informasi konstruksi kawasan Asia Pasifik di Jakarta. 

Dalam portofolio para perusahaan arsitektur ini termasuk proyek-proyek properti dengan nilai konstruksi hingga USD 3,8 miliar yang dijadwalkan mulai pembangunannya di tahun ini.

Penghargaan BCI Asia Top 10 Awards 2010 diraih oleh Airmas Asri PT, Arkonin PT, Bias Tekno Art Kreasindo PT, Indomegah Cipta Bangun Citra PT, Megatika International PT, PDW Architects, PTI Architects, Sekawan DesignInc Arsitek PT, Tetra Desain Indonesia PT, Urbane Indonesia. Sedangkan pelaksanaan acara ini didukung oleh sponsor AKZO Nobel Decorative Indonesia, Asri Pancawarna PT (Indogress) dan TAK Products & Services Pte Ltd.

Managing Director BCI Asia, Thor Kerr, mengatakan: "kesepuluh besar perusahaan arsitektur mengubah arah pengembang ataupun pemilik proyek menuju bangunan gedung yang sesuai dengan kondisi lingkungan terkini. Mereka memberikan efisiensi proyek dan secara bersamaan mengikuti perubahan kondisi ekonomi yang berubah dengan cepat dan mengikuti preferensi konsumen. Dalam portofolio tahun ini, kita melihat sebuah pergeseran ke arah desain bangunan Green."

Malam penghargaan secara eksklusif dihadiri oleh 180 arsitek, konsultan perencana, para profesional terkemuka dari bangunan dan pengembang properti terkemuka tanah air. Ini adalah acara penghargaan tahunan keenam BCI Asia Top 10 Awards untuk merayakan prestasi perusahaan arsitektur di Hong Kong SAR, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam.

BCI Asia Awards 2010 juga terdiri dari penyerahan penghargaan kepada para pemenang sayembara The FuturArc Prize 2010 dan BCI Green Design Award.

The FuturArc Prize 2010 adalah sayembara perancangan bangunan ramah lingkungan (green building) yang diluncurkan oleh Kelompok Media BCI Asia melalui sayap publikasinya: Jurnal FuturArc, bertujuan untuk mencari perancangan "bangunan hijau" yang inovatif di Asia Pasifik. Pemenang ketiga FuturArc Prize 2010 diraih oleh tim dari Bandung, terdiri dari Lim Yu Sing, Benyamin Narkan, Thoat Fauzi, Reza Prima.

Pemenang dari Indonesia lainnya adalah Azan Subhie, mahasiswa Jurusan Arsitektur Universitas Diponegoro, Semarang dan Cokorda Rai W. Tiksna dari Bali masing-masing meraih Citation Award untuk kategori mahasiswa dan profesional.

Sedangkan BCI Green Design Award adalah sayembara yang diluncurkan di tahun 2007 untuk menentukan karya arsitektur yang inovatif dan bertanggung jawab lingkungan, serta telah terancang, terbangun dan telah beroperasi di Asia, termasuk di Indonesia.

Dari Indonesia, Denton Corker Marshall Jakarta - Duta Cermat Mandiri PT dengan proyek Perpustakaan Pusat Universitas Indonesia, berlokasi di Depok, Jawa Barat memenangkan Citation Awards untuk kategori Institusional.

Tentang BCI Asia
BCI Asia adalah bagian dari Kelompok Media BCI Group, Penyedia jasa informasi konstruksi di kawasan Asia Tenggara dan Hong Kong - Macau, serta Australia.

Tim riset BCI Asia menyajikan laporan berbagai tipe proyek-proyek konstruksi yang terdiri dari beberapa tahap, dari tahap perencanaan, tender dan pemenangnya hingga awal tahap Konstruksi. Laporan terdiri dari kategori proyek bangunan gedung (hotel, rumah sakit, real estate, apartemen, mall, menara perkantoran), infrastruktur (energi, transportasi, jalan, air), industri, hingga proyek migas dan pertambangan.

BCI Asia mengelola 600.000 data rencana proyek yang menjadi sumber utama peta potensi pasar jasa konstruksi sebagai peluang bisnis dan kontrak baru di industri jasa konstruksi dari seluruh wilayah. BCI Asia menerbitkan jurnal arsitektur progresif tiga bulanan, FuturArc dan tahunan, architecture@. (ANT)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau