JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan memperkirakan biaya angkutan udara haji tahun 2010 mencapai 1.595 dollar AS. Hal ini disampaikan oleh Menteri Perhubungan Freddy Numberi dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VIII DPR RI, Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan di gedung dewan, Senin (17/5/2010).
Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi VIII Abdul Kadir Kardang ini, Freddy menyampaikan asumsi tarif angkutan udara haji 2010 mencapai 1.754 dollar AS dengan margin keuntungan sebesar 10 persen.
Perhitungan dari Garuda Indonesia masih dipakai, karena selama ini Garuda yang melayani transportasi haji. "Jadi perhitungan tarif angkutan udara hajinya oleh Garuda mencapai 1.754 dollar AS," ungkap Freddy.
Perhitungan ini akan dikenakan kepada maskapai penerbangan manapun yang akan memenangkan tender angkutan udara haji nantinya. Pasalnya, untuk tahun ini, Pemerintah akan membuka tender untuk mengelola pelayanan transportasi haji. Hingga 2009, pelayanan angkutan haji memang diserahkan langsung kepada maskapai penerbangan Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines.
Selain informasi tarif angkutan haji, Freddy juga menyampaikan keberangkatan akan diberangkatkan melalui 11 embarkasi dengan asumsi jumlah haji mencapai 191.176 jemaah. Jumlah jemaah terbanyak diperkirakan akan terjadi di embarkasi Jakarta, Surabaya dan Solo.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang