DENPASAR, KOMPAS.com- Aparat Polda Bali terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap pemerkosa 11 bocah di bawah umur, Muhammad David Soeharto untuk mencari bukti-bukti baru sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.
Siang ini Transnational Crime Team (TNCT) Polda Bali memeriksa laptop tersangka, dua telepon seluler, dan sebuah modem gsm. Namun laptop yang mengaku diberi kliennya tersebut ternyata tidak bisa dioperasikan.
Dalam pemeriksaan ini tersangka juga diketahui memiliki sebuah akun Facebook yang bernama Ricky Mandala. "Ini untuk belajar dunia maya," ujar tersangka David Suharto.
Tersangka mengaku baru belajar internet sejak 7 bulan yang lalu. "Dalam akun facebooknya tersangka baru memiliki 8 teman dan fotonya hanya satu," ujar Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Gede Sugianyar." Petugas TNCT masih menelusuri lebih dalam lagi," tambahnya.
Sender kompas