JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Mandiri akan membayarkan sisa dividen pada pemegang saham pada 28 Juni mendatang. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Mandiri yang digelar di Plaza Mandiri, Senin (17/5/2010), memutuskan akan membayar sisa deviden sebesar Rp 2,1 trilyun.
Salah satu Direktur Bank Mandiri, Pahala N Mansury mengatakan jumlah ini merupakan sisa deviden yang harus dibayarkan dari total deviden sebesar Rp 2,5 trilyun atau setara dengan Rp 119 per lembar saham.
Tahun lalu, Bank Mandiri telah membayarkan deviden ad interim sebesar Rp 403 miliar atau setara Rp 19 per lembar. RUPS Tahunan Bank Mandiri menyepakati penggunaan 35 persen dari laba bersih tahun 2009 sebesar Rp 7,2 triliun sebagai dividen. Jumlah dividen ini tak berubah dari tahun lalu dengan sejumlah pertimbangan.
"Pertimbangannya, untuk melakukan penumpukan modal. Karena setiap melakukan ekspansi Rp 100 trilyun itu kan ada penurunan 0,7 persen dari rasio kecukupan modal, pembagian dividen juga beresiko menurunkan modal," ungkapnya.
Pembayaran deviden pada tanggal 28 Juni mendatang menunggu waktu keluarnya recording date pada tanggal 14 Juni 2010.