KOMPAS.com — Akhirnya, ajal menjemput Seh Daeng, orang yang dianggap nomor satu di gerakan Kaus Merah. Lelaki berusia 58 tahun itu mengembuskan napas terakhirnya, Senin (17/5/2010), lantaran luka di kepalanya akibat ditembak orang tak dikenal pada minggu lalu. Seisai penembakan itu hingga akhir hayatnya, Seh Daeng memang menjalani perawatan intensif, sebagaimana AFP menulis.
Seh Daeng atau dikenal juga sebagai Komandan Merah adalah mayor jenderal angkatan bersenjata Thailand. Ia disebut-sebut menjadi penasihat kelompok antipemerintah. Ia dikatakan berada di belakang desain pembuatan susunan barikade dari ban-ban bekas dan tumpukan kayu yang dipasang kelompok pemrotes di kawasan bisnis kota Bangkok demi melawan gempuran aparat militer Thailand. Nama aslinya, Khattiya Sawasdipol.
Sementara itu, militer Thailand tetap menyangkal tudingan sebagai biang keladi penembakan terhadap Seh Daeng. Sementara Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva sudah sejak sebulan lalu menuduh Seh Daeng menjadi pentolan unjuk rasa Kaus Merah.