UE: Perjanjian Nuklir Iran Tak Tuntas

Kompas.com - 17/05/2010, 23:29 WIB

BRUSSELS, KOMPAS.com - Perjanjian pertukaran bahan bakar nuklir yang ditandatangani Iran, Senin (17/5), tidak menjawab semua kekhawatiran yang ditimbulkan program nuklir negara itu.

"Jika perjanjian yang dilaporkan ini memberi hasil, tentu saja kami menyambut langkah itu," kata Kepala Urusan Luar Negeri Uni Eropa, Catherine Ashton, melalui seorang jurubicaranya. "Ini langkah di arah yang besar, tapi tidak menjawab semua kekhawatiran yang timbul di balik program nuklir Iran," katanya.

Iran telah menandatangani perjanjian dengan anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, Turki dan Brazil, Senin, untuk mengapalkan 1.200 kg uraniumnya yang telah sedikit diperkaya ke Turki untuk ditukar kemudian dengan bahan bakar reaktor nuklir.

Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, mengatakan, Senin, ia mengharapkan negara-negara besar di dunia akan memulai pembicaraan dengan Teheran menyusul pengumuman tentang perjanjian itu. Negara-negara besar Barat yang dipimpin AS telah berusaha selama beberapa tahun untuk mengekang ambisi atom Iran, menduga republik Islam itu mungkin berusaha secara rahasia untuk mengembangkan senjata nuklir, tuduhan yang dibantah Iran.

Mereka mengikuti diplomasi dua cara, pembicaraan dan sanksi, tapi telah tidak mengadakan pembicaraan dengan Iran sejak Oktober lalu ketika perjanjian yang diperantarai PBB untuk mengapalkan uranium Iran ke luar negeri dibicarakan.

Satu sumber diplomatik Eropa menyatakan, perjanjian yang diumumkan itu tidak menghentikan opsi sanksi. "Ini tidak mengesampingkan perlunya sanksi lagi," tegas diplomat tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau