Tenis

Federer Tidak Kecewa

Kompas.com - 18/05/2010, 04:36 WIB

Madrid, Minggu - Dipukul Rafael Nadal pada final Madrid Masters, Roger Federer tidak merasa kecewa. Target utama Federer adalah Perancis Terbuka dan bukan Madrid Masters.

”Musim lapangan tanah liat tidak ditentukan di sini, tetapi di Paris,” tegas Federer, petenis nomor satu dunia. Ia dihajar dua set langsung oleh Nadal, 4-6, 6-7 (5), dalam partai puncak Madrid Masters, akhir pekan lalu.

”Lihat saja nanti pada pekan mendatang. Saya merasa siap untuk tampil di Paris. Saya mengalami perkembangan besar dibandingkan dengan sebelum ini saat saya baru tiba dari Estoril,” ujar Federer.

Setelah menjuarai Grand Slam Australia Terbuka 2010, Federer belum berhasil menambah koleksi gelar juaranya. Ketika menjajal ajang tanah liat Roma Masters, ia dikalahkan Ernests Gulbis pada babak kedua.

Pemanasan menjelang Perancis Terbuka kembali dilakukan Federer dengan mengikuti Turnamen Estoril. Hasilnya, juara bertahan Perancis Terbuka itu dikalahkan Albert Montanes dalam duel semifinal.

Optimisme tentu saja juga dimiliki Nadal menjelang Perancis Terbuka yang digelar pada 23 Mei-6 Juni. Juara empat kali Perancis Terbuka itu tampak sangat siap mengulangi dominasinya di Roland Garros.

Bayangkan, Nadal menjadi orang pertama yang menjuarai tiga turnamen tanah liat berkategori ATP Masters 1000. Sebelum Madrid Masters, gelar juara Turnamen Monte Carlo dan Roma Masters dikantonginya.

”Target utama saya adalah jadi yang terbaik di setiap turnamen, baik secara teknis maupun secara fisik,” kata Nadal.

Menjuarai Madrid Masters, Nadal pun naik ke peringkat kedua dunia, menggusur Novak Djokovic. Ia juga menjadi petenis pertama yang meraih 18 gelar juara ATP Masters. (afp/ato)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau