JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk meminimalisir dampak banjir di wilayahnya, Sudin Pekerjaan Umum (PU) Tata Air Jakarta Barat terus menggalakkan program refungsi saluran air. Kali ini, sebanyak 200 bangunan permanen berupa kios yang berdiri di atas saluran penghubung Gang Burung RW 02 ke aliran anak Kali Ciliwung, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat yang panjangnya mencapai 1,2 kilometer dibongkar petugas, Selasa (18/5/2010).
Pembongkaran berjalan lancar setelah mendapat bantuan dari warga dan pemilik bangunan. Petugas juga langsung mengeruk saluran serta membersihkan puing-puing sisa pembongkaran dengan menggunakan tiga truk milik petugas. “Kami seharusnya malu karena telah melanggar Perda. Makanya, setelah disosialisasikan, kami langsung berinisiatif membongkarnya,” ujar Ahmad (43) salah seorang warga.
Tati (40), mengaku tidak keberatan jika bangunan miliknya dibongkar oleh petugas lantaran menyalahi aturan. Meski begitu, ia memperingatkan kepada petugas, agar dalam menjalankan aksinya tidak tebang pilih dan sudah selayaknya pembongkaran dilakukan secara merata. “Jangan pilih kasih, semua bangunan yang melanggar harus dibongkar," kata Tati.
Meski sebagian besar warga sudah bisa menerima jalannya penertiban, namun masih ada saja seorang pemilik bangunan yang sempat menghadang aksi petugas. “Saya meminta waktu, besok pasti saya bongkar sendiri,” kata Ridwan yang dibantu salah seorang kerabatnya mencoba menahan laju petugas saat akan membongkar banguan miliknya.
Namun permintaan itu tetap tidak digubris oleh petugas, dan tetap melanjutkan aksinya menertibkan bangunan-bangunan yang berdiri di atas saluran air tersebut. “Kita sudah sosialisasikan penertiban ini sejak tiga bulan lalu, jadi salah mereka mengapa tidak melakukan pembongkaran dari kemarin,” tegas Heryanto, Kepala Sudin PU Tata Air Jakarta Barat di sela-sela penertiban.
Penertiban saluran penghubung di Jakarta Barat merupakan program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat. Targetnya, sebanyak 80 saluran yang telah direncanakan harus selesai satu bulan ke depan. “Kalau penertiban sudah selesai, langsung dilanjutkan dengan pembersihan dan pengerukan saluran. Itu sudah satu paket kerja,” tandas Heryanto.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang