Messi Ingin Tularkan Barcelona ke Argentina

Kompas.com - 19/05/2010, 04:19 WIB

BUENOS AIRES, KOMPAS.com - Striker tim nasional (timnas) Argentina, Lionel Messi, berjanji akan menampilkan permainan seperti di Barcelona saat ia membela timnas di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Messi berharap kemampuan maksimalnya bisa keluar di turnamen sepak bola terbesar itu.

Tak seperti ketika membela Barca, penampilan Messi bersama "Albiceleste" tidaklah mencengangkan. Selama ini Messi justru kerap dikritik dan dianggap kurang nasionalis karena hanya tampil seadanya bersama tim "Tango". Meski menjadi pencetak 34 gol di Liga Spanyol, Messi tak bisa mengangkat permainan timnya ke level terbaik.

"Aku akan mencoba untuk melakukan apa yang kulakukan di Barcelona untuk Argentina. Aku penuh dengan harapan dan hasrat untuk mendapatkan hasil bagus di Piala dunia mendatang," kata Messi.

"Aku sudah terbiasa dengan tekanan. Aku bermain di Barcelona yang merupakan tim terpenting di dunia, di mana tujuan kami selalu meraih kemenangan," tambah pemain terbaik dunia itu.

Dibanding Spanyol, Brasil, maupun Inggris, Argentina kurang diunggulkan menjadi juara dunia tahun ini. Messi justru menyikapi hal ini sebagai nilai plus. "Bagiku, Argentina adalah kandidat serius untuk memenangkan Piala Dunia, meski tak ada yang menganggap kami sebagai favorit. Aku percaya hal ini justru menjadi sisi positif bagi kami," ucap pemain yang memiliki kekuatan di kaki kiri tersebut.

Argentina akan bersaing dengan Korea Selatan, Nigeria, dan Yunani di penyisihan Grup B pada putaran final Piala Dunia. Jika lolos sebagai juara grup Messi dan kawan-kawan kemungkinan akan menghadapi Meksiko atau Perancis di babak 16 besar. (AFP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau