Kenali kode produksi

Awas, Tabung Gas Bisa Kedaluwarsa

Kompas.com - 19/05/2010, 09:46 WIB

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Diensya Nofianti

PONTIANAK, KOMPAS.com — Jatuhnya korban luka dan kerugian material akibat ledakan tabung elpiji di sejumlah wilayah di Tanah Air bukan lagi merupakan berita baru. Insiden seperti ini berkali-kali terulang. Salah satu penyebab kecelakaan itu adalah praktik curang dengan penggunaan tabung elpiji kedaluwarsa disertai praktik pengoplosan gas.

Bagaimana konsumen membedakan tabung gas layak pakai dengan tabung yang  kedaluwarsa? Tentu belum banyak orang yang memahami hal ini. Tak ada salahnya untuk menyimak penjelasan berikut demi keselamatan Anda dalam menggunakan tabung elpiji.

Setiap tabung elpiji, baik berukuran 12 kilogram maupun 3 kg, memiliki nomor registrasi dengan tanggal dan tahun kedaluwarsa yang tercantum pada bagian tabung. "Pastikan masa kedaluwarsanya dengan mengecek langsung nomor registrasinya. Tabung elpiji masa kedaluwarsanya lima tahun setelah produksi," ungkap Assistant Manager External Relationship Pertamina Regional VI Kalimantan Bambang Irianto, Selasa (18/5/2010) malam.

Menurut Bambang, kondisi fisik yang kurang bagus belum tentu tabung sudah kedaluwarsa. Demikian pula sebaliknya. "Setiap pengisian ulang, pihak Pertamina selalu mengecek kondisi fisik tabung, ada yang di-repair dan ada pula yang dihancurkan jika kondisi fisiknya tak layak," tegasnya.

Ia menjelaskan, tanggal kedaluwarsa ditulis dalam alfa code sesuai nomornya sebagai A atau B, C, atau D dan diikuti dua digit angka. Contohnya D06. Abjad mewakili satu kuartal, A untuk kuartal I (Januari-Maret), B untuk kuartal II (April-Juni), C untuk kuartal III (Juli-September), dan D untuk kuartal IV (Oktober-Desember). Dua digit angka berikutnya merupakan tahun kedaluwarsa. Jadi, jika tertulis D06 pada tabung gas elpiji, berarti kedaluwarsanya Desember 2006.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau