Terhadap dollar as

Euro Jatuh ke Level Terendah 4 Tahun

Kompas.com - 19/05/2010, 10:31 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - Euro Selasa (18/5/2010) waktu setempat, jatuh di bawah tingkat sensitif 1,22 dollar AS ke terendah baru empat tahun terakhir ini  di tengah kekhawatiran pasar terus-menerus terhadap krisis utang Eropa.
    
Euro merosot ke 1,2162 dollar AS, tingkat terendah sejak 17 April 2006 sekitar 1900 GMT dalam perdagangan New York.

Sebelumnya di London, euro sempat pulih ke 1,2403 dollar AS setelah berakhir di 1,2394 dollar AS di New York pada  akhir Senin.
    
Sentimen bearish di euro bahkan terjadi setelah menteri keuangan zona euro berjanji untuk memperbaiki keuangan kawasan, sementara mengekspresikan kekhawatiran pada terjunya mata uang mereka.  "Sentimen ini sangat rapuh," kata Vassili Serebriakov, penyiasat mata uang di Wells Fargo Bank.

"Mungkin ada 100 alasan untuk menjual euro sekarang - kredibilitas ECB  adalah salah satu masalah, kekhawatiran pertumbuhan adalah masalah lain, kurangnya pesan yang jelas dari para politisi Uni Eropa yang berbeda di zona euro merupakan masalah,  dan masih banyak lagi."

"Satu-satunya alasan untuk membeli adalah bahwa pasar sudah memegang posisi bearish substansial pada mata uang tersebut," kata Serebriakov.
    
Pedagang mengatakan penurunan euro dipercepat setelah Jerman mengatakan akan pihaknya akan mengeluarkan pembatasan baru perdagangan bearish, juga alasan untuk Wall Street pada Selasa terjun.

"Kecenderungan penurunan turun tajam itu menyusul berita bahwa Jerman akan melarang ’naked’ short selling saham-saham keuangan tertentu, swap kredit default, dan obligasi pemerintah," analis di briefing.com mengatakan kepada kliennya.

Regulator pasar surat berharga  Jerman Selasa mengeluarkan larangan  praktek perdagangan spekulatif tertentu karena pihaknya mencoba menurunkan volatilitas pasar dalam perdagangan obligasi pemerintah dari 16 anggota zona euro.

Naked short sales "akan dilarang dari tengah malam" untuk efek tertentu, kata juru bicara kementerian keuangan kepada AFP di Berlin.  "Gejolak yang luar biasa dari obligasi negara zona euro" membenarkan larangan short selling,regulator pasar Jerman, Bafin, mengatakan.

Mengingat kondisi pasar saat ini, dengan investor mungkin takut penularan dari krisis utang Yunani, "variasi harga baru yang berlebihan dapat banyak muncul di pasar keuangan yang membahayakan dan mengancam stabilitas seluruh sistem keuangan," kata Bafin.

Naked short selling adalah ketika investor menjual di pasar saham yang tidak mereka miliki sendiri dan bahkan tidak meminjam, berharap untuk bisa membelinya kembali nanti di hari pada harga yang lebih rendah, sehingga mendapatkan keuntungan.

Short selling telah berulang kali terlibat dalam penurunan cepat di pasar, dan penggunaannya telah dibatasi atau dilarang selama krisis keuangan di bursa-bursa utama.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau