MILAN, KOMPAS.com - Presiden AC Milan, Silvio Berlusconi, mengungkapkan alasan ia melepas Leonardo karena pelatih asal Brasil itu tak pernah mau mendengarkan nasihatnya. Leonardo terlalu keras kepala.
Ini adalah musim pertama Leonardo sebagai pelatih. Ia langsung mendapat kesempatan emas untuk membesut tim sekelas Milan. Semuanya berjalan lancar hingga Februari lalu. Namun, setelah "I Rossoneri" tersingkir dari babak perdelapan final Liga Champions oleh Manchester United, perang antara Leo dan Berlusconi dimulai.
Berlusconi kerap menyerang Leo di media dan menasihatinya mengenai taktik dan formasi yang harusnya digunakan Leo. Mantan pemain kidal itu cuek dan tak mempedulikan saran bosnya tersebut.
"Leonardo pria yang baik dan seorang profesional, tapi dia keras kepala. Dia tak pernah melakukan apa yang saya katakan kepadanya. Tak pernah sekali pun," kata Berlusconi.
Melihat keadaan Leo yang terus diserang Berlusconi, fans Milan tak tinggal diam. Pada partai terakhir Liga Serie-A melawan Juventus, Sabtu (15/5/2010), fans Milan memberi dukungan luar biasa bagi Leo untuk tetap tinggal. Mereka juga meminta Berlusconi untuk mundur. Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa Milan akan segera dijual Berlusconi.
""Saya takkan pernah menjual Milan. Klub ini milik saya dan menempel seperti lem bersama orang-orang terdekat yang saya kasihi. Teruslah percaya kepada saya," lanjutnya. (FBI)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang