Menkeu baru

Agus Menkeu, Bagaimana Reaksi Pasar?

Kompas.com - 20/05/2010, 08:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Akhirnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan secara resmi pengganti nama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati lengkap dengan wakilnya, yaitu Agus Martowardojo dan Anny Ratnawati.

Tidak seperti dugaan, Kepala Riset BNI Securities Noriko Gaman mengatakan, reaksi pasar tampaknya akan tetap adem terkait dengan pilihan presiden itu. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi akan tetap kurang bergairah. Malah berkecenderungan turun. "Minimnya pengetahuan Agus di bidang mikro akan membuat sentimen negatif," ujar Noriko, kemarin.

Menurut Noriko, Agus memang mumpuni di mikroekonomi, tetapi ekspektasi pasar atas menteri keuangan baru adalah orang yang juga jago di makro. Paduan Anny Ratnawati sebagai wakil menkeu sekaligus melengkapi pengetahuan Agus di bidang makro juga tak banyak bisa mengangkat indeks.

Maklum, efek krisis global lebih dominan ketimbang faktor dalam negeri. Dengan alasan itu, Noriko memprediksi IHSG esok akan terjerembab di level terendah, 2.600 sampai 2.700.

Sementara itu, Kepala Riset Bhakti Securities Edwin Sembayang menambahkan, dominannya efek Eropa menjadikan indeks di kisaran terendah, 2.702 sampai 2.800. Bahkan dalam sepekan bisa menurun sampai 2.670. (Avanty Nurdiana/Kontan)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau