JAKARTA, KOMPAS.com - Saham-saham di Bursa Efek Indonesia pada awal perdagangan Jumat (21/5/2010) pagi, langsung rontok mendekati level 2,600. Aura negatif masih menyelimuti pasar dengan bergugurannya bursa regional dan global akibat kekhawatiran terhadap krisis utang zona euro.
Sampai pukul 09.41, Indeks Harga Saham Gabungan sesi pertama melorot 93,23 poin atau 3,46 persen menjadi 2.601,01. Emiten dari sektor pertambangan, perkebunan dan properti memimpin keterpurukan indeks pada perdagangan akhir pekan ini.
Kemarin IHSG bergerak melemah mengikuti gerak bursa regional yang dipengaruhi oleh krisis utang Eropa. Menurut analis riset Panin Sekuritas Purwoko Sartono, data pertumbuhan PDB Jepang yang dibawah ekspektasi juga turut menambah sentimen bagi indeks.
"Meski trend jangka pendek terlihat bearish, akan tetapi terlihat indeks dalam jangka menengah-panjang masih berada dalam trend menguat. Kami juga melihat beberapa saham unggulan sudah memasuki area oversold sehingga cukup menarik untuk jangka panjang," sebutnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang