Bank

Mandiri Yakin Tanpa Agus Tetap Terbaik

Kompas.com - 21/05/2010, 10:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Bank Mandiri bersyukur dan bangga dengan terpilihnya Direktur Utama Agus Martowardojo sebagai Menteri Keuangan. Jajaran manajemen pun meyakini Bank Mandiri akan tetap tumbuh menjadi yang terbaik dan mencapai visi yang telah ditentukan.

"Sebab, selama kepemimpinannya, beliau sudah menciptakan sistem dan mengembangkan budaya kerja profesional untuk menjadi the most admired and progressive financial institution. Dengan kemampuan yang dimiliki, diharapkan dapat menjaga pertumbuhan perekonomian kita," kata Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Riswinandi dalam siaran pers yang diterima Tribunnews.com.

Dikatakan, Bank Mandiri meyakini akan mampu mencapai target tahun ini dan rencana jangka panjang. Saat ini Bank Mandiri bersiap untuk menjalankan transformasi tahap kedua yang akan dimulai tahun 2010 sampai tahun 2014. "Bank Mandiri mempersiapkan diri untuk menjadi top 5 di ASEAN pada tahun 2014 dan menjadi top 3 pada tahun 2020," ujar Riswinandi.

Pascapenunjukan Agus Martowardojo sebagai Menteri Keuangan RI, komisaris dan manajemen Bank Mandiri berkomitmen untuk tetap melanjutkan transformasi. Bank Mandiri berharap dapat terus tumbuh bersama Indonesia dan terus memberikan nilai yang terbaik kepada pemegang saham. Sementara itu, mengenai pergantian direktur utama, manajemen menyerahkan sepenuhnya kepada pemegang saham.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau