JAKARTA, KOMPAS.com - Kemunduran Anggito Abimanyu dari jabatannya sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, secara eksplisit, diakuinya, lantaran tidak ada kelanjutan mengenai wakil menteri keuangan.
Januari 2010 lalu, Anggito mengaku, menerima undangan dari Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam undangan tersebut, Anggito menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), serta menandatangani pakta integritas dan kontrak kerja sebagai Wakil Menteri Keuangan.
“Presiden menyatakan, saya tidak bisa dilantik karena kepangkatan saya (saat itu Anggito masih berstatus golongan 1B, sementara pejabat karier harus berstatus golongan 1A),” ujarnya ditemui KONTAN usai Rapat Pimpinan di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (21/5/2010).
Namun, setelah hampir enam bulan menunggu janji Presiden tersebut, dan meski saat ini Anggito berstatus golongan 1A, Presiden malah menunjuk Anny Rahmawati yang duduk di kursi Wakil Menkeu, mendampingi Menkeu Agus Martowardojo.
“Kepangkatan saya sudah selesai, bahkan sepekan setelah saya menandatangani pakta integritas dan kontrak kerja sebagai Wakil Menkeu, golongan 1A itu sudah ditetapkan. Saya menunggu selama enam bulan, tapi sekarang tidak ada tindaklanjutnya. Ya sudah, kalau tidak bisa, saya ke UGM (Universitas Gajah Mada) saja, ada karpet merah di sana,” kata Anggito diselingi guyon.
Menurut dia, dirinya belum menerima penjelasan apa pun dari Presiden hingga saat ditetapkannya Anny Rahmawati sebagai Wakil Menkeu. Nah, sebagai profesional yang memiliki reputasi dan harga diri, dia menekankan, untuk mundur saja dan menolak tawaran jabatan apapun.
“Saya harap ini jadi pelajaran, seseorang yang punya integritas, yang mampu dan sudah ditetapkan itu punya harga diri. Kalau saya ditawari jabatan, terimakasih, saya tidak akan terima,” tegas dia. (Christine Novita Nababan/Kontan)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang