Van Gaal: Bayern Tak Sehebat Barca dan MU

Kompas.com - 22/05/2010, 04:39 WIB

MADRID, KOMPAS.com — Pelatih Bayern Muenchen Louis van Gaal menilai timnya belum sehebat tim papan atas Eropa layaknya Barcelona, Chelsea, atau Manchester United. Namun, hal ini tidak berarti Bayern tak bisa berjaya di Liga Champions.

Dalam kompetisi seperti Liga Champions, faktor keberuntungan sangatlah vital. Tim terbaik belum tentu akan juara. Namun, tim yang dinaungi Dewi Fortuna bisa melangkah jauh hingga partai final. Hal ini bisa dilihat dari final Liga Champions pada tahun 2004. Siapa yang menyangka tim kelas dua, seperti FC Porto dan AS Monaco, bisa bertemu di partai puncak.

Van Gaal pun merasa timnya terus berada di bawah keberuntungan musim ini. Sempat tertatih-tatih pada awal musim, Van Gaal akhirnya mampu membawa "FC Hollywood" berjaya di arena Bundesliga 1. Di Piala Jerman, "Der Bavarian" juga tak terbendung. Kini target berikutnya adalah Liga Champions.

"Saya pikir tidak," kata Van Gaal ketika ditanya soal kesetaraan timnya dibandingkan dengan tim-tim elite lain di Eropa. "Seperti saya katakan sebelumnya, saya pikir Chelsea, Manchester United, dan Barcelona adalah tim yang lebih baik dari kami. Namun, itu tak berarti kami tak bisa memenangkan Liga Champions," tambah pelatih asal Belanda itu.

"Kami telah menunjukkan kelas kami. Tentu saja kami sedikit beruntung saat melawan Manchester United, tetapi kami memang pantas lolos. Kemungkinan selalu ada bagi klub yang berada di level bawah untuk memenangkan kejuaraan. Olahraga memang seperti itu," lanjut mantan pelatih Ajax Amsterdam tersebut.

Bayern lolos kualifikasi grup Liga Champions setelah finis sebagai runner-up Grup A di bawah Girondins Bordeaux. Pada dua laga pertama fase gugur, Mark van Bommel dan kawan-kawan main imbang lawan Fiorentina dan MU, tetapi Bayern lolos berkat keunggulan agregat gol di kandang lawan. (PA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau