PARIS, Kompas.com - Maria Sharapova meraih gelar juara di turnamen Strasbourg, setelah menang 7-5, 6-1 atas pemain Jerman Kristina Barrois, Sabtu (22/5/10). Ini menjadi sinyal waspada bagi para rivalnya di Grand Slam Perancis Terbuka yang mulai bergulir Minggu (23/5/10), karena Sharapova tampaknya sudah mulai menemukan performa terbaik.
Pada set pertama, petenis cantik asal Rusia ini sempat tertinggal 2-4. Tetapi, mantan pemain nomor satu dunia ini bisa mengejar, dan menyapu enam game berturut-turut sampai akhirnya menang 7-5.
Di set kedua, Sharapova tak terbendung lagi. Peraih tiga gelar grand slam, yang kini menempati peringkat 13 dunia tersebut, hanya kehilangan satu poin sebelum mengakhiri pertarungan dengan kemenangan 6-1.
Dari turnamen ini, Sharapova dan Barrois langsung mempersiapkan diri menghadapi Perancis Terbuka. Grand slam lapangan tanah liat ini akan jadi tantangan sesungguhnya bagi kedua petenis, khususnya Sharapova, yang prestasi terbaiknya di Roland Garros adalah mencapai semifinal pada tahun 2007.
Zheng Jie gagal di final Warsaw Terbuka
Dari turnamen Warsaw Terbuka, petenis China Zheng Jie gagal mewujudkan ambisinya untuk merengkuh gelar. Di partai final, pemain peringkat 26 dunia ini kalah 3-6, 4-6 dari petenis Romania Alexandra Dulgheru.
Hasil ini menjadi lanjutan kejutan dari Dulgheru. Sebelumnya, dia juga mengalahkan kompatriot Zheng Jie, Li Na, di semifinal.
Artinya, Dulgheru bukan cuma menyingkirkan duo China yang juga semifinalis Grand Slam Australia Terbuka, tetapi menghentikan para pemain unggulan. Di turnamen ini, Li Na unggulan ketiga dan Zheng Jie unggulan kelima.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang