JAKARTA, KOMPAS.com - Walaupun harus kehilangan istri tercinta, BJ Habibie tampak begitu tabah menerima kenyataan. Ketabahan itu digambarkan oleh pihak keluarga melalui jurubicaranya, Ahmad Watik Pratiknya, dalam keterangan pers, Sabtu (23/5/2010) malam.
"Bapak Habibie Alhamdulillah tabah sekali. Bahkan pada saat menjelaskan, beliau malah menenangkan saya. Itu merupakan ungkapan kalau beliau tabah sekali, " papar Ahmad Watik yang juga menjabat Direktur Eksekutif Habibie Center saat ditanya kondisi mantan presiden itu.
Sebelum wafat, Ainun Habibie harus menjalani perawatan akibat sakit kanker yang dideritanya di LMU Klinikum Munchen, Jerman, sejak Maret lalu. Dalam waktu sebulan, Ainun bahkan harus menjalani delapan kali operasi pengangkatan tumor.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang