Penutupan kongres ii partai demokrat

SBY Minta Seluruh Kader Dukung Anas

Kompas.com - 24/05/2010, 02:30 WIB

PADALARANG, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Senin (24/5/2010) dini hari, menutup Kongres II Partai Demokrat yang berlangsung sejak Jumat di Padalarang, Bandung Barat, Jawa Barat. Acara penutupan juga dihadiri Wakil Presiden Boediono yang hadir bersama Ibu Herawati Boediono dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II.

Dalam kesempatan itu, Presiden menyampaikan selamat kepada Anas yang terpilih secara demokratis menjadi Ketua Umum DPP Partai Demokrat 2010-2015. "Saya berharap saudara Anas bisa memimpin partai ini dengan hasil yang lebih baik dari masa sebelumnya," katanya.

SBY juga meminta Anas untuk melaksanakan konsolidasi partai dan bersama Ketua Dewan Pembina dan formatur menyusun kepengurusan DPP Partai Demokrat dengan mengajak para calon ketua umum lainnya.

Selain itu, SBY meminta seluruh kader Demokrat agar mendukung ketua umum untuk melaksanakan hasil keputusan kongres, termasuk program aksi agar Partai Demokrat tidak lama lagi menjadi partai tengah yang kuat dan modern. SBY juga berpesan bahwa kongres bukanlah tujuan akhir dan hanya merupakan mata rantai bahkan awal dari perjuangan Partai Demokrat lima tahun mendatang dengan sasaran kemenangan pemilu pada 2014.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau