Dhani Janji Gilir Mulan dan Dewi Perssik

Kompas.com - 24/05/2010, 23:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Beredar isu bahwa dengan masuknya pedangdut Dewi Perssik (DP) ke manajemen artis Republik Cinta Management (RCM) telah membuat vokalis pop Mulan Jameela tersingkir. Namun, bos RCM, Ahmad Dhani, membantahnya. Ia berjanji menggilir Mulan dan Dewi. 

"Ya enggak apa-apa lah yang satu dilupakan, yang satu diperhatikan," kata Dhani ketika menggelar jumpa pers di sela shooting klip video lagu yang dinyanyikan oleh Dewi, "Diam-diam", di kediaman Dhani di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (24/5/2010).

Dhani bukan bermaksud untuk menyingkirkan Mulan setelah Dewi bergabung. Bagi Dhani, semua artis di bawah naungannya sudah memiliki jadwal masing-masing untuk masuk dapur rekaman. "Semuanya dijadwal, nanti digilir satu-satu. Misalnya, sekarang DP, nanti bulan Juni MJ (Mulan Jameela), dan Juli The Virgin," jelas Dhani. 

Ucapan Dhani pun ikut dibenarkan oleh Dewi. Menurut Dewi, saat ini memang gilirannya untuk masuk dapur rekaman. "Jadi, jangan lihat selalu Teh Mulan-DP, Teh Mulan-DP," tekan Dewi. "Soalnya kan masih ada The Virgin yang nunggu giliran," sambungnya. (FAN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau