Kepergian ainun habibie

SBY Pimpin Pemakaman Ainun Habibie

Kompas.com - 25/05/2010, 11:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertindak selaku inspektur upacara dalam pemakaman Hasri Ainun Habibie, istri dari mantan Presiden BJ Habibie, di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (24/5/2010).

Presiden juga memberikan kata sambutan langsung dalam upacara pemakaman secara militer yang diikuti oleh ribuan pelayat ini. "Kita persembahkan ke pangkuan Ibu Pertiwi, jiwa raga dan jasa-jasa dari almarhumah Hasri Ainun Habibie," kata Presiden Yudhoyono.

Tembakan salvo dari pasukan TNI pun menandai prosesi penurunan jenazah ke liang lahat. Tangisan pun meledak seketika di antara para pelayat yang hadir pada saat jenazah mulai di turunkan.

Beberapa saat setelah peti jenazah diturunkan, pihak keluarga diberi kesempatan pertama untuk menaburkan bunga ke atas liang lahat. Terlihat BJ Habibie dengan tegar menaburkan bunga-bunga di atas makam istri tercintanya. Berturut-turut kemudian diikuti oleh kedua putranya dan kerabat keluarga lainnya.

Selaku inspektur upacara, Presiden Yudhoyono kemudian juga turut menaburkan tanah pertanda dimulainya penutupan makam dengan tanah. Dari pihak keluarga diwakili oleh kedua putra Habibie dan Ainun, yakni Ilham Akbar dan Thareq Kemal.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau