Tampil Beda dengan Tenun Sulawesi Tenggara

Kompas.com - 25/05/2010, 18:56 WIB

KOMPAS.com - Indonesia kaya dengan kain tenun bernilai tradisi. Ratusan jenis tenun khas Sulawesi Tenggara di antaranya. Ide berani bisa lahir dari sini, seperti koleksi Tribal Maker dari Defrico Audy.

Tak ingin tanggung menampilkan karya, Defrico, anggota Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) wilayah DKI Jakarta berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Sulawesi Tenggara.

Hasilnya, puluhan busana colorful dan berkesan playful lahir dari padu-padan kain tenun dengan konsep desain terinspirasi suku primitif di timur Asia. Tribal Maker, tema koleksi 2010 ini, ditampilkan dalam ajang Fashion Extravaganza, Jakarta Fashion & Food Festival 2010 di Kelapa Gading.

"Sulawesi Tenggara memiliki ratusan corak kain tenun, dengan warna cerah. Ini bisa dieksplorasi beragam busana," papar Defrico kepada Kompas Female, usai pagelaran busana perancang APPMI beberapa waktu lalu.

Defrico melibatkan belasan selebriti untuk tampil memperagakan busana koleksinya, dari yang muda seperti Poppy Bunga, hingga yang matang seperti Elma Theana.

Menurut Defrico, busana koleksinya tak mematok usia. Syaratnya, berani tampil beda dengan kesan playful dan colorful tadi.

Rizna Nyctagina, yang populer dengan peran Jeng Kelin, mengungkapkan kesan megah dan elegan saat mengenakan koleksi Defrico kali ini.

"Ini kedua kalinya aku terlibat dalam pagelaran busana. Kali ini merasa seperti Cinderella," kata Rizna kepada Kompas Female, yang mengaku masih takut tersandung saat berjalan di atas catwalk.

Sejumlah selebriti memang sudah menjadi langganan Defrico dalam memperagakan busananya. Dukungan dari pelanggan di koleksi terkininya ini memberikan kejutan kepada pengunjung kala itu. Defrico berhasil memukau semua orang, tak hanya dengan kehadiran sejumlah selebriti, namun dengan desain busana wanita elegan yang kaya budaya kain tradisi Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau