Persija Terancam Tanpa Ismed

Kompas.com - 25/05/2010, 22:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Persija Jakarta terancam tidak diperkuat pemain andalannya Ismed Sofyan saat menjamu Persema Malang dalam Indonesia Super League (ISL) 2009-10 di Gelora Bung Karno Jakarta, Rabu (26/5).

Pemain asal Aceh itu hingga saat ini kondisinya belum pulih setelah mengalami cedera yang cukup serius saat pertandingan derbi melawan Persitara Jakarta Utara, Sabtu (22/5/2010).

"Memang benar, Ismed masih meragukan. Tapi kondisi akan terus kami pantau. Keputusannya akan ditentukan besok," kata asisten pelatih Persija Maman Suryaman di Jakarta, Selasa (25/5/2010).

Menurut dia, jika kemungkinan terburuk terjadi, pihaknya telah menyiapkan beberapa pemain pelapis yang kemampuannya hampir sama yaitu Erick Setiawan atau Baihaki Kaizhan. Untuk pemain lainnya dalam kondisi siap tempur. Dengan demikian kekuatan "Tim Macan Kemayoran" dipastikan tetap kuat meski ada yang kondisinya kurang maksimal.

"Kami ingin akhir yang bagus. Jadi, kami bertekad meraih kemenangan pada dua laga sisa ini. Semua juga tahu, peluang Persija untuk menjadi juara sudah tertutup," katanya.

Ditanya kekuatan calon lawannya yaitu Persema, Maman mengaku semua klub yang bertanding di ISL memiliki kekuatan yang sama sehingga harus diwaspadai. Persema yang datang ke Jakarta membawa misi balas dendam jelas akan bermain habis-habisan. Karena pada putaran pertama Persema menyerah 1-3 dari Persija.

"Semua tim yang bertanding pasti tidak ingin kalah termasuk Persema. Jadi kami harus bermain bagus agar mampu meraih yang terbaik," katanya dengan tegas.

Persija saat menjamu Persema kemungkinan besar akan menurunkan M. Yasir (k), Leo Saputra, Abanda Herman, Pape Toure, Erick Setiawan, Agus Indra, M. Ilham, Firman Utina, Mustafic Fahrudin, Aliyudin dan Bambang Pamungkas. (ANT)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau