JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah ditunggu-tunggu selama dua hari, akhirnya ada juga satu orang yang resmi mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu (26/5/2010) di sekretariat Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK di Gedung Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Jakarta.
Bakal calon tersebut bernama Hertanto T Surya, seorang bankir yang telah malang melintang di dunia perbankan selama belasan tahun. Hertanto yang saat ini menjabat sebagai Managing Partner atau Rekan Pelaksana Bina Indonusa System mengaku yakin dapat melaksanakan pekerjaan sebagai pimpinan KPK.
"Saya sudah empat kali menjadi dirut di bank. Saya sarjana hukum dan pernah menjadi pimpinan puncak dan mengolah jutaan karyawan," kata Hertanto singkat.
Menyoal praktik korupsi di Indonesia, Hertanto mengaku prihatin. "Korupsi sudah sistemik. Perlu kejujuran yang terang," ujar Hertanto, yang mengaku memiliki relasi yang luas, mulai dari pucuk pimpinan kepolisian hingga menteri.
Apakah Anda yakin tidak memiliki celah di masa lalu yang bisa dijadikan sasaran tembak para koruptor jika kelak terpilih menjadi pimpinan KPK? "Tidak. Bankir itu seleksinya hingga ke RT-RW," katanya.
Hertanto juga mengaku siap menjalani uji kepatutan dan kelayakan yang akan digelar DPR. Dia juga pernah mengikuti uji kepatutan dan kelayakan selama bergelut di dunia perbankan. "Fit and proper test perbankan bahkan lebih berat, dan godaannya uang hingga triliunan," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang