ASEAN Berkomitmen Lindungi TKI

Kompas.com - 26/05/2010, 18:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pertemuan Menteri Tenaga Kerja se-ASEAN yang berlangsung selama tiga hari di Hanoi, Vietnam, menghasilkan beberapa kesepakatan penting yang tertuang dalam Komunike Bersama. Isu perlindungan buruh migran menjadi salah satu pokok pembahasan dalam pertemuan yang juga dihadiri delegasi Jepang, China, dan Korea Selatan. Demikian disampaikan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans)Muhaimin Iskandar di Jakarta, Selasa (26/5/2010).

"Saya menekankan bahwa bagi Indonesia yang mendesak adalah perlindungan TKI. Alhamdulillah negara-negara ASEAN berkomitmen melindungi TKI kita," ujar Muhaimin.

Pembahasan pokok dalam pertemuan regional ini menyangkut 5 hal yaitu perbaikan kualitas sumber daya manusia, penciptaan lapangan kerja, penanggulangan kemiskinan, kemajuan sosial dan kesetaraan. Indonesia berkomitmen untuk selalu bekerja sama dengan negara-negara ASEAN untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Khusus mengenai peningkatan kualitas sumber daya manusia ini, dalam pertemuan itu dikaitkan dengan promosi ketenagakerjaan yang berkelanjutan. Salah satunya adalah tentang perlindungan hak-hak pekerja yang dalam banyak hal masih sering diabaikan.

Dalam Komunike Bersama tersebut disepakati pula rencana aksi regional untuk periode 2010-2015 yang menyangkut pengembangan kerja sektor formal, peningkatan kapasitas manajemen pemerintahan, penguatan hubungan dan kerja sama, pengembangan pasar kerja dan penguatan sektor pekerja.

"Kesepakatan Vietnam ini merupakan titik tolak Indonesia untuk meningkatkan SDM dan kemampuan profesional serta recovery dan pertumbuhan sektor ekonomi. Selanjutnya kesepakatan ini akan diajukan dalam ASEAN Summit pada Juli mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau