Keadilan untuk susno

Susno: Usut Juga Dana Pengamanan Pilpres

Kompas.com - 26/05/2010, 21:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji menyiapkan serangan balik setelah merasa diperlakukan tidak adil.

Melalui kuasa hukumnya, Henry Yosodiningrat, Susno Duadji menyambut gembira soal desakan agar seluruh kapolda se-Indonesia juga diaudit karena semua dipercaya mengelola anggaran pengamanan pilkada di daerah masing-masing.

"Jangan cuma Polda Jabar saja yang diperiksa! Ada apa ini?" kata Henry di Markas Komando Brigade Mobil Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (26/5/2010).

Henry menyebutkan, kliennya hanya tertawa ketika mendengar dirinya dipersalahkan dalam kasus dana pengamanan Pilkada Jabar. "Dari BPK sampai BPKP sudah pernah memeriksa dan semua clear. Kalau ada masalah, masa bisa dicalonkan jadi Kabareskrim?" ucap Henry.

Susno semula memang menjabat Kepala Polda Jabar, dan sekarang diisolasi dari dunia luar.

Susno kini juga mempertanyakan banyak hal. Bukan hanya soal perlunya pemeriksaan terhadap dana pengamanan pilkada di semua daerah, melainkan juga dana pengamanan pemilu legislatif dan pemilu presiden yang dikelola Mabes Polri.

"Tadi Pak Susno juga meminta untuk diusut tentang penyaluran dana pemilu legislatif dan presiden yang cukup besar ke Mabes Polri, yang kemudian dibagikan ke banyak pihak," ujar Henry.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau