Formula 1

Massa: Istanbul adalah Trek yang Spesial

Kompas.com - 27/05/2010, 18:48 WIB

ISTANBUL, Kompas.com — Nama Felipe Massa nyaris tenggelam sejak awal musim 2010 ini. Pebalap Ferrari tersebut belum terlalu menunjukkan aksi memukau selama tampil di enam seri perdana Formula 1 (F1) karena tak pernah juara.

Tak ingin terus diliputi kekecewaan, Massa ingin mengakhiri performa buruknya di GP Turki, akhir pekan ini. Pebalap Brasil tersebut optimistis bisa mewujudkan ekspektasinya karena Sirkuit Istanbul sangat bersahabat dengannya.

Ya, sejak GP Turki masuk kalender F1 pada tahun 2005, Massa sudah menang tiga kali dari lima balapan di sana. Fakta ini yang membuat Massa sangat yakin, dia bisa mengalahkan dominasi tim Red Bull Racing, yang sejauh ini sangat fenomenal di setiap seri.

"Istanbul adalah trek yang spesial bagi saya karena saya sudah tiga kali menang secara berturut-turut di sana," ungkap Massa. "Saya banyak menikmatinya dan saya menantikan balapan akhir pekan ini untuk mencoba melakukannya lagi."

"Tahun lalu, ketika mobil kami tidak terlalu kompetitif, saya masih bisa finis di urutan enam sehingga kali ini saya berharap bisa meraih hasil yang lebih baik, meskipun jika kita sudah melihat lawan kami sangat kuat. Saya tidak bisa menjelaskan mengapa saya selalu tangguh di Istanbul Park, tetapi ada sesuatu tentang karakteristik sirkuit, yang tampaknya cocok dengan saya, seperti halnya di Bahrain atau Sao Paolo."

Massa, runner-up 2008, mengawali musim ini dengan cukup bagus karena bisa naik podium di Bahrain dan Australia. Namun, setelah itu performanya melorot sehingga posisinya di klasemen sementara pun menurun, dan sekarang tertinggal 17 poin dari duet Red Bull, Mark Webber dan Sebastian Vettel, yang berada di puncak. Massa berharap, dia bisa memanfaatkan dengan lebih baik lagi ban Bridgestone yang lebih keras daripada yang dilakukan di Malaysia, China, dan Spanyol.

"Setelah tampil sangat kompetitif di Monaco dengan ban Bridgestone yang lebih lunak, di Istanbul kami akan kembali menggunakan ban medium dan keras," ujarnya. "Para mekanik sudah berusaha keras agar dengan ban ini, F10 bisa lebih baik dibandingkan dengan di Barcelona, misalnya, sehingga saya berharap kami akan membuat beberapa kemajuan."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau