UEFA Batasi Belanja Klub

Kompas.com - 28/05/2010, 02:33 WIB

NYON, KOMPAS.com — Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) menyetujui pembatasan belanja pemain klub agar tak berlebihan. Dengan aturan itu, klub tidak boleh belanja pemain melebihi penghasilannya.

Aturan itu diusulkan Presiden UEFA Michel Platini yang disebut "Financial Fair Play". Suntikan dana dari orang kaya kepada klub juga akan dibatasi.

"Aturan financial fair play akhirnya disetujui. Aturan utamanya akan diterapkan dalam tiga tahun lagi. Memang tidak semuanya puas dengan aturan itu, tetapi setiap orang bisa memahami pentingnya aturan ini," kata Sekretaris Jenderal UEFA Gianni Intantino.

"Aturan itu bukan untuk menghukum klub, sebaliknya untuk membantu mereka. Kami tak ingin membunuh siapa saja. Itu sebabnya, kami melanjutkan aturan tersebut," tambahnya.

Pembatasan itu tak berarti jumlah nominal. "Jika klub ingin membelanjakan 50, 60, atau 70 juta euro boleh-boleh saja, asal uang itu berasal dari penghasilan mereka. Ini akan berlanjut di masa depan. Masalahnya jika klub tak punya uang," jelas Infantino.

Aturan baru UEFA itu tentu akan mendapat tanggapan pro dan kontra. Direktur Bayern Muenchen Karl-Heinz Rummenigge termasuk yang setuju. "Aturan baru itu merupakan terobosan besar. Ini akan membuat masa depan sepak bola Eropa menjadi bisnis yang lebih bertanggung jawab dan kuat bertahan," katanya. (AP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau