Dennis Lyla Dicium Thalita Latief

Kompas.com - 28/05/2010, 10:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Pemain bas grup band Lyla, Dennis (23) senang bukan kepalang. Ya, bagaimana tidak, sebuah kecupan manis dari kekasihnya, Thalita Latief (21), mendarat di pipinya usai membawa pulang piala SCTV Award 2010 yang dihajat di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (27/5/2010) malam.

"Sebenarya nggak tahu kalau dia datang ke sini. Kan tadi dia bilang sudah ada di rumah, eh tahu-tahu datang. Ternyata dia sudah janjian sama anak-anak yang lain. Ini surprise yang kedua kali," ujarnya bungah.

Sesaat setelah menerima penghargaan untuk kategori Pemain Bas Favorit,  Dennis keluar ruangan untuk menemui wartawan. Saat itu, tiba-tiba Thalita datang dan langsung memeluk Dennis seraya mencium pipi kanan Dennis. Dengan mesra, Dennis pun membalas dan mencium kening Thalita.

"Ini lho yang menjadi semangat aku. Makanya aku bisa dapat penghargaan ini," kata Dennis sambil menunjuk Thalita.

Di kategori Pemain Bas Favorit, Dennis harus bersaing dengan Chua, pembetot bas grup band Kotak, Makki 'Ungu', Rai d'Massiv, dan Richan 'Hijau Daun'.

"Gue sama sekali nggak menduga. Karena kalau menurut pikiran gue, yang menang kalau enggak Makki ya pasti Chua. Ya, siapapun yang menang, ini patut disyukuri," ungkap Dennis.

Dennis mengaku, perolehan penghargaan itu, tak lepas dari peran sang kekasih, Thalita yang selalu memberinya semangat. Apalagi, dalam acara pemberian penghargaan SCVT Award 2010 itu, Thalita ikut hadir menemani. (ANI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau