Indonesia to Embrace Comprehensive Partnership from Obama

Kompas.com - 28/05/2010, 17:59 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - Indonesia is keen to have a "comprehensive partnership" with the United States which extends beyond mere trade and investments.

Trie Edi Mulyani, Indonesia's consul-general in New York, said this last night, on the sidelines of a farewell reception hosted for her after a three-year stint which ends soon.

There was a large turnout of the consular corps, including Malaysian consul-general Zamruni Khalid, who came to bid her farewell. Mulyani will take up a new posting in the foreign ministry in Jakarta.

"The comprehensive partnership should extend beyond group-to-group cooperation and embrace business-to-business cooperation. Our relationship with the United States has improved considerably," Mulyani said in an interview with Bernama.

One of the pet projects of Indonesian diplomats is the Indonesian visit of US President Barack Obama which was postponed a couple of months ago, because of the healthcare debate which required his presence in Washington DC.

Although she said the exact dates were still being finalised, Mulyani confirmed that Obama was expected to visit Indonesia sometime in June.

She underscored the fact that Indonesia, despite having the world's largest Muslim majority population, represented a "tolerant and moderate face" of Islam which respected other faiths and traditions, as well.

This pitch is not dissimilar to the 1Malaysia policy formulated by Prime Minister Datuk Seri Najib Razak's government.

This was Mulyani's second posting to the Big Apple. She first served with Indonesia's permanent mission to the UN in New York from 1988 to 1992.

There are about 100,000 Indonesian nationals living in the United States, though the number is higher because many have acquired US citizenship.

In private conversations with Bernama, US diplomats say that Indonesia remains a linchpin of regional security in Southeast Asia because of its strategic location astride a number of key international maritime straits, particularly the Malacca Strait.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau