Perancis terbuka

Nadal Terus Pelihara Asa

Kompas.com - 28/05/2010, 18:24 WIB

PARIS, Kompas.com — Unggulan kedua Rafael Nadal terus memelihara asa untuk merengkuh kembali gelar Perancis Terbuka. Pemain kidal asal Spanyol tersebut melaju ke babak ketiga grand slam lapangan tanah liat ini setelah menang straight set, 6-2, 6-2, 6-3, atas pemain Argentina, Horacio Zeballo, Jumat (28/5/2010) di Lapangan Philippe Chatrier.

Seharusnya pertarungan ini berlangsung kemarin. Namun, hujan yang terus mengguyur Roland Garros memaksa jadwal harus berubah sehingga hampir semua duel yang dijadwalkan terjadi Kamis (27/5/2010) dilakukan hari ini.

Nadal, peringkat dua dunia, tak menemui hambatan besar untuk melewati hadangan Zeballos, yang baru melakukan debutnya di Perancis Terbuka. Total, peraih empat gelar Perancis Terbuka ini menghabiskan waktu 1 jam 45 menit untuk menjegal Zeballos dan meraih tiket babak 32 besar untuk bertemu dengan pemenang antara Lleyton Hewitt versus Denis Istomin.

Tahun ini, Nadal bertekad untuk menjadi juara lagi setelah tahun lalu dia dikandaskan oleh petenis Swedia, Robin Soderling, di perempat final. Kegagalan tersebut juga menjadi yang pertama kali sepanjang kariernya di Roland Garros, sekaligus memupus ambisinya membuat sejarah menjadi juara Perancis Terbuka lima kali berturut-turut.

Menghadapi Perancis Terbuka ini, Nadal datang dengan modal yang sangat meyakinkan. Dalam tiga turnamen Masters di lapangan tanah liat (Monte Carlo, Roma, Madrid), yang merupakan pemanasan sebelum terjun ke Roland Garros, mantan pemain nomor satu dunia ini menjadi jawara.

Pada pertandingan lain, terjadi kejutan ketika Fernando Gonzalez tersingkir. Melawan pemain Ukraina yang baru melakukan debutnya di grand slam, Alexandr Dolgopolov, unggulan 12 asal Cile ini menyerah straight set, 3-6, 4-6, 3-6.

Hasil ini jauh berbeda dengan torehan tahun lalu. Di Perancis Terbuka 2009, Gonzalez berhasil menembus semifinal.

Selanjutnya, petenis Ukraina berusia 21 tahun ini akan menghadapi kompatriot Nadal, Nicolas Almagro, yang menyingkirkan pemain Belgia, Steve Darcis. Duel melawan Almagro bakal sulit karena unggulan 19 tersebut juga merupakan pemain spesialis lapangan tanah liat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau