4 tahun lumpur lapindo

Wisata Lumpur Disiapkan Rp 273 Miliar

Kompas.com - 28/05/2010, 19:00 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah telah menyiapkan dana sedikitnya Rp 273 miliar untuk merealisasikan pembangunan objek wisata geologi di sekitar semburan lumpur panas PT Lapindo Brantas Inc, Porong, Sidoarjo.

"Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menyiapkan dana Rp 273 miliar untuk wisata geologi Lapindo," kata Gubernur Jawa Timur, Soekarwo di Surabaya, Jumat (28/5/2010).

Menurut dia, lokasi objek wisata geologi itu berada di sebelah utara semburan lumpur panas PT Lapindo. "Lokasinya sudah pernah dikunjungi Presiden Yudhoyono beberapa waktu lalu," katanya.

Sementara itu, luas lahan yang bakal dijadikan objek wisata geologi tersebut sekitar 83 hektare dan tak jauh dari kawasan pesisir utara Kabupaten Sidoarjo.

"Tahun 2011 DED (detailed engineering design/perencanaan teknis) sudah keluar. Kemungkinan tahun itu juga proyek sudah bisa dikerjakan," kata Gubernur.

Terkait dengan semakin amblasnya lahan di sekitar semburan lumpur Lapindo, dia menganggap bukan persoalan yang perlu dikhawatirkan.

"Subsidence (ambles) itu bisa ditangani asalkan tidak ada penambahan tanggul karena selama ini munculnya semburan-semburan baru dan subsidence akibat banyaknya penambahan tanggul baru sehingga menjadi beban tersendiri," katanya mengutip penjelasan pakar geologi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Airlangga (Unair).

Menurut Gubernur, saat ini titik semburan lumpur telah mencapai 180.000, termasuk semburan baru yang jumlahnya ditaksir mencapai 30.000 sampai 50.000.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau