Rihanna in Sado Masochistic Bondage Scenes

Kompas.com - 29/05/2010, 06:38 WIB

KOMPAS.com - With Lady Gaga stripping off in prison, and Christina Aguilera in clinging PVC, the latest batch of music videos couldn't get much edgier.

But Rihanna has outdone her pop rivals in her raunchy and suggestive new video for Te Amo.

The daring scenes portray the heterosexual Barbadian singer as a leather clad dominatrix, kissing and striking suggestive poses with dark-haired French supermodel Laeticia Casta.

The explicit video, leaked onto the web, even shows Rihanna as a dominatrix in sado masochistic bondage scenes.

The 22-year-old mounts the tied up Laeticia from behind, forcing her head down towards the bed.

She also crawls on top of her co-star as the pair, wearing matching PVC underwear, lie on a table.

Mother-of-three Laeticia, 32, is no stranger to controversial music videos - she starred in Chris Isaak's Baby Did A Bad, Bad Thing in 1999, which VH1 refused to air before the watershed.

The new video is set in the manicured grounds of the romantic 15th century Château de Vigny, just outside Paris.

It was directed by Anthony Mandler, whose casting call asked for 'beautiful, sexy and glamorous' females who are 'comfortable in their bodies'.

Mandler has directed videos for some of the world's biggest pop stars including Usher, Nelly Furtado, Eminem and Enrique Iglesias and Te Amo is the 11th time he has worked with Rihanna.

Writing on his Twitter page, Mandler enthused: 'Thanks to all of Rihanna’s fans for the long list of suggestions... we're gonna follow our instincts and give you guys something special...'

The isn't the first time Grammy winner Rihanna has pushed the boundaries with her videos. Her upcoming Rockstar 101 video shows her naked but for a few strategically placed chains.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau