Seni Menginspirasi Fashion Indonesia

Kompas.com - 30/05/2010, 02:55 WIB

TVER, RUSIA, KOMPAS.com--Misi kesenian Indonesia di luar negeri makin marak dengan bergabungnya dunia mode khususnya para disainer dan pragawati Indonesia dalam berbagai festival kebudayaan Indonesia di berbagai negara.

Wakil Ketua Yayasan Sulam Indonesia Kuntari Sapta Nirwandar yang mengkoordinir para disainer Indonesia dalam festival Budaya Indonesia di Moskow, Rusia kepada koresponden Antara London, Sabtu mengatakan dunia mode tidak lepas dari kebudayaan dan kesenian Indonesia.

Dikatakannya dalam Festival Budaya Indonesia Culture yang digelar di tiga kota di Rusia yaitu Moskow, Tver dan St Petersburg, Yayasan Sulan Indonesia mengajak tiga disainer untuk meramaikan festival yang berlangsung dari tanggal 24 hingga 31 Mei mendatang.

Dalam Festival Budaya Indonesia di kota Tver selain menampilkan pertunjukan kesenian berupa tari tarian juga digelar peragaan busana karya disainer terkemuka Indonesia seperti Stephanus Hamy yang menampilkan sulam tapis dari daerah Lampung di Sumatra.

Disainer Didi Budiarjo mengangkat tema Pilgrimage yang diinspirasikan oleh Ballet Russes pimpinan Diaghilev dan designer nya Leon Bakst, dan Matryoschka dan Babouschka, dengan memakai aneka kain tenun Indonesia.

Selain itu juga digelar peragaan busana rancangan Tuti Cholid yang merupakan persembahan dari Yayasan Sulam Indonesia didukung pragawati dari Indonesia Nien Indriyati dan Laurensia Muljadi serta beberapa pragawati dari Moskow.

Kelompok Musik "Indonesia Ethnic Ansamble" dengan art director Dwiki Darmawan mengiringi para penari dan pragawati di atas pentas serta mempersembahkan ansamble musik ektik yang menjadi pertunjukan yang menarik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau