JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Eksekutif Indef, Ahmad Erani Mustika, menilai sosok Darmin Nasution sangat diterima di lingkungan Bank Indonesia (BI) jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono benar-benar mencalonkannya sebagai gubernur BI. "Karena Darmin tidak memiliki konflik kepentingan," kata Erani kepada Tribunnews.com.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dikabarkan mencalonkan Darmin sebagai gubernur BI. Darmin yang kini menjabat pelaksana tugas (Plt) gubernur BI itu sebelumnya adalah Dirjen Pajak Kementerian Keuangan. Saat menjabat Dirjen Pajak, Darmin dinilai berhasil membawa Ditjen Pajak sebagai salah satu lembaga yang sukses.
"Saya pikir Darmin figur yang mumpuni untuk posisi gubernur BI, baik secara kepemimpinan maupun pegetahuan. Darmin juga bisa membantu upaya harmonisasi fiskal dan moneter karena dulu matang di fiskal (pejabat di Bapepam-LK dan Ditjen Pajak)," kata dia.
Erani yang juga anggota Badan Supersvisi Bank Indonesia (BSBI) ini mengharapkan Darmin mulai menata reformasi di BI setelah banyak kasus muncul belakangan ini. "Juga memperketat regulasi sektor keuangan agar tidak ditelan oleh liberalisasi keuangan," papar Erani.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang