Johannesburg, Minggu
Kebijakan itu diambil setelah dua kali terjadi kemacetan panjang menuju Stadion Soccer City di Johannesburg. Kemacetan panjang membuat para pengguna jalan terjebak selama dua-tiga jam saat pembukaan stadion Soccer City.
Kemacetan sepanjang 5 kilometer di jalan menuju Stadion Soccer City terjadi pada Kamis lalu saat pertandingan persahabatan antara Afrika Selatan dan Kolombia. Karena kemacetan yang panjang itu, banyak para penonton yang meninggalkan mobil di pinggir jalan dan berjalan kaki menuju stadion.
Kemacetan akan mengganggu kelancaran upacara pembukaan dan penutupan yang dipusatkan di stadion berkapasitas 94.700 penonton tersebut.
”Ini tidak akan terlihat selama Piala Dunia,” ujar Kepala Proyek Piala Dunia Johannesburg Sibongile Mazibuko.
Ketua panitia lokal kota Polokwane, Irvin Khoza, berharap kemacetan seperti itu tidak terulang lagi saat Piala Dunia. Sejumlah jalan yang ditutup selama pertandingan seharusnya ditambah dan pertandingan sebaiknya tidak berlangsung saat jam-jam macet.
Presiden FIFA Sepp Blatter yakin seluruh persiapan pembukaan Piala Dunia 11 Juni 2010 akan selesai tepat waktu. Ia juga senang dengan hasil penjualan tiket terakhir yang mencapai 80.000 lembar dari 164.000 tiket pada Jumat.
”Saya bisa katakan bahwa saya juga gembira dalam beberapa hari kita bisa membuka Piala Dunia di Benua Afrika,” ujar Blatter dalam pembukaan Stadion Peter Mokaba di Polokwane, sekitar 350 kilometer arah utara Johannesburg, Sabtu (29/5).
”Seluruh detail akan selesai dengan sangat baik dan kita akan memiliki acara yang akbar,” ujar Blatter.
Stadion Peter Mokaba yang berkapasitas 45.000 penonton itu kemungkinan tidak akan penuh karena Polokwane termasuk kota kecil dan jauh dari pusat perekonomian di Johannesburg.
Khoza menilai penjualan tiket akan menyamai Piala Dunia 2006 di Jerman. Saat ini sudah terjual sekitar 97 persen dari 2,9 juta tiket untuk 64 pertandingan. Penjualan tiket tambahan pada Jumat dipadati ribuan penggemar bola yang rela mengantre hingga dua hari.