Penerbangan

Garuda Berencana Terbangi Amerika

Kompas.com - 31/05/2010, 08:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum juga sukses memulai terbang ke Amsterdam Belanda pada 1 Juni 2010 ini, PT Garuda Indonesia (Persero) sudah memasang target baru. Maskapai pelat merah ini berniat untuk menerbangi Negeri Barrack Obama, yaitu Amerika Serikat (AS).

Menurut Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar, rencana untuk terbang ke AS memang baru akan dilakoni maskapainya pada 2013. Namun, segala urusan perizinan ke otoritas penerbangan Indonesia dan AS sudah mulai digarap dari sekarang.

"Saat ini kami memang baru fokus untuk terbang ke Eropa. Setelah Amsterdam, target jangka pendek kami berikutnya adalah Frankfurt, London, Paris dan Roma. Tetapi AS sudah masuk dalam rencana penerbangan internasional Garuda," kata Emirsyah, akhir pekan lalu.

Sayangnya, Emir belum mau menjelaskan secara gamblang rencana membuka penerbangan langsung ke AS. Karena rencana itu baru akan dilakukan dalam 3 tahun ke depan. Namun, ia memastikan pasar penumpang dari dan menuju negara adidaya itu sangat besar. Pasalnya, sampai saat ini belum ada maskapai nasional maupun asing yang memiliki jadwal penerbangan langsung antar Indonesia-AS.

Emir sangat optimis, otoritas penerbangan AS tidak akan keberatan memberikan slot penerbangan untuk salah satu kota di AS kepada Garuda. Status maskapai bintang empat dari lembaga pemeringkat Sky Trax yang
dimiliki Garuda saat ini menurutnya akan sangat membantu mewujudkan rencana tersebut.

"Dari ratusan maskapai di dunia ini, hanya ada 27 maskapai yang memiliki kategori maskapai bintang empat. Ini tentu menjadi keunggulan kami," jelasnya.

Selain itu, Emir menambahkan, upaya Garuda untuk menurunkan rata-rata umur pesawat yang dioperasikannya menjadi delapan tahun di penghujung 2010 juga akan mendukung rencana tersebut. Dimana, lima tahun lalu rata-rata umur pesawat Garuda adalah 14 tahun. (Gentur Putro Jati/Kontan)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau