Serangan ke kapal mavi marmara

Uni Eropa Rapat Istimewa Bahas Israel

Kompas.com - 31/05/2010, 18:36 WIB

BRUSSELS, KOMPAS.com — Pemerintah negara-negara Uni Eropa menggelar rapat mendadak, Senin (31/5/2010), untuk membahas kekerasan yang dilakukan tentara Israel yang menewaskan relawan misi kemanusiaan yang akan menuju Gaza. Demikian dikatakan juru bicara Uni Eropa dalam jumpa pers di Brussels, Belgia.

"Para duta besar Uni Eropa telah dipanggil untuk rapat istimewa di Brussels," ujar juru bicara tersebut. Namun, tidak dijelaskan agenda apa saja yang akan dibahas dalam pertemuan terkait insiden tersebut.

Uni Eropa teklah meminta klarifikasi Israel atas tindakan militernya yang menyebabkan kematian relawan kemanusiaan dalam kapal Mavi Marmara. Uni Eropa juga mendesak Israel memperbolehkan misi bantuan kemanusiaan memasuki wilayah Palestina.

Sebelumnya, rombongan kapal misi kemanusiaan yang membawa ratusan relawan dari berbagai negara termasuk Indonesia dihadang pasukan angkatan laut Israel, Senin (31/5/2010) dini hari, saat menuju Gaza. Pasukan Israel turun ke salah satu kapal bernama Mavi Marmara dan terjadi bentrokan dengan relawan di kapal tersebut. Tak kurang dari 19 orang aktivis dilaporkan tewas dalam insiden tersebut dan puluhan lainnya luka-luka.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau