BRUSSELS, KOMPAS.com — Pemerintah negara-negara Uni Eropa menggelar rapat mendadak, Senin (31/5/2010), untuk membahas kekerasan yang dilakukan tentara Israel yang menewaskan relawan misi kemanusiaan yang akan menuju Gaza. Demikian dikatakan juru bicara Uni Eropa dalam jumpa pers di Brussels, Belgia.
"Para duta besar Uni Eropa telah dipanggil untuk rapat istimewa di Brussels," ujar juru bicara tersebut. Namun, tidak dijelaskan agenda apa saja yang akan dibahas dalam pertemuan terkait insiden tersebut.
Uni Eropa teklah meminta klarifikasi Israel atas tindakan militernya yang menyebabkan kematian relawan kemanusiaan dalam kapal Mavi Marmara. Uni Eropa juga mendesak Israel memperbolehkan misi bantuan kemanusiaan memasuki wilayah Palestina.
Sebelumnya, rombongan kapal misi kemanusiaan yang membawa ratusan relawan dari berbagai negara termasuk Indonesia dihadang pasukan angkatan laut Israel, Senin (31/5/2010) dini hari, saat menuju Gaza. Pasukan Israel turun ke salah satu kapal bernama Mavi Marmara dan terjadi bentrokan dengan relawan di kapal tersebut. Tak kurang dari 19 orang aktivis dilaporkan tewas dalam insiden tersebut dan puluhan lainnya luka-luka.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang