Johnny Situwanda Siap Buka Rekening

Kompas.com - 31/05/2010, 18:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Johnny Situwanda, mantan pengacara Susno Duadji, mengaku bahwa seluruh transaksi keuangan di rekeningnya tidak terlibat tindak pidana. Seluruh transaksi baik debet maupun kredit dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

"Nanti pada saatnya akan kami buka," ujar penasihat hukum Johnny, Sutedja, saat mendatangi Mabes Polri, Senin (31/5/2010).

Sutedja menyayangkan beredarnya laporan hasil analisis (LHA) di rekening kliennya yang dikeluarkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Menurut dia, hal itu melanggar prinsip kerahasiaan bank yang diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan dan Peraturan Bank Indonesia Nomor 2/19/PB/2000.

"Barang siapa tanpa kecuali yang membocorkan tanpa syarat dan alasan yang diperbolehkan, orang yang bersangkutan dapat dituntut pidana," ancam dia.

Seperti diberitakan, Johnny ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik tim independen Mabes Polri terkait penanganan kasus kliennya, yakni perusahaan PT Bintang Mentari Perkasa, tahun 2008.

Saat itu, PT Bintang Mentari bersengketa tanah dengan PT Baru Adjak di daerah Lembang, Bandung. Kasus itu ditangani Kepolisian Daerah Jawa Barat.

Johnny Situwanda tiga kali mangkir dari panggilan pemeriksaan. Panggilan ketiga adalah hari ini. Mabes Polri mengancam akan menangkap Johnny jika pekan ini tidak memenuhi panggilan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau