Perancis terbuka

Nadal Kian Dekat dengan Gelar Kelima

Kompas.com - 31/05/2010, 23:09 WIB

PARIS, Kompas.com - Petenis Spanyol Rafael Nadal semakin dekat dengan ambisinya untuk merengkuh gelar kelima di Perancis Terbuka. Pemain nomor dua dunia ini melangkah ke perempat final grand slam lapangan tanah liat tersebut setelah menang straight set 6-2, 7-5, 6-4 atas unggulan 24 dari Brasil Thomaz Bellucci, dalam waktu 2 jam 33 menit.

Selanjutnya, Nadal akan bertemu kompatriotnya Fernando Verdasco (unggulan 7) atau Nicolas Almagro (unggulan 19), untuk memperebutkan tiket menuju semifinal. Dua pemain "Negeri Matador" tersebut masih sedang bertarung, dan Almagro untuk sementara unggul 6-1, 4-6 dan 6-4.

Pada set pertama, Nadal yang tahun lalu gagal mencetak sejarah dengan merengkuh gelar kelima secara beruntun di lapangan Roland Garros karena ditaklukkan petenis Swedia Robin Soderling di perempat final, tampil sangat dominan. Pemain kidal ini tak mendapat kendala berarti untuk menang 6-2.

Namun di set kedua, Bellucci memberikan perlawanan yang sengit. Pemain kidal berusia 22 tahun tersebut sempat membuat dua break, meskipun akhirnya harus tetap mengakui kehebatan Nadal, si raja lapangan tanah liat, dengan skor 7-5.

Di set ketiga, Nadal tidak terbendung lagi. Dia membuat satu break, untuk menang 6-4 dan memastikan diri maju ke babak delapan besar.

Jika tidak ada kejutan di babak selanjutnya, Nadal kemungkinan besar bertemu petenis Serbia Novak Djokovic di semifinal. Djokovic, unggulan ketiga, juga meraih tiket ke perempat final setelah dipaksa bermain empat set melawan petenis Amerika Serikat Robby Ginepri. Djokovic akan melawan pemain Austria Jurgen Melzer, untuk memperebutkan tempat di semifinal.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau