Dua Mobil Dibobol Pencuri

Kompas.com - 01/06/2010, 11:00 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Dua unit mobil Toyota Vios milik pegawai Bank Mandiri yang diparkir di garasi rumah di Jalan Welirang II Nomor D.4 dan E.1 Kelurahan Karangrejo, Semarang Selatan (1/6/2010). Peristiwa terjadi Selasa dini hari, dibobol pencuri.       Akibat kejadian tersebut satu set audio seharga belasan juta rupiah yang berada di dalam mobil bernomor polisi B 1395 PAZ dan B 1602 PAA  tersebut hilang, sedangkan kaca mobil sebelah kiri juga pecah.       Istri pemilik salah satu mobil yang dibobol, Ny. Putu Satryana, mengatakan dirinya baru mengetahui telah menjadi korban pencurian  setelah salah seorang tetangga menelepon kurang lebih pukul 05.30 WIB.       "Setelah itu kami sekeluarga keluar rumah dan mendapati kaca mobil bagian belakang pecah dan satu set audio di dalam mobil sudah hilang," katanya.        Ia mengaku, tidak mendengar suara yang mencurigakan pada malam hari, apalagi tanda peringatan (alarm) yang ada di mobil juga tidak berbunyi.       Menurut salah seorang pembantu rumah tangga di rumah Jalan Welirang Nomor D.3 Semarang bernama Sumi, ia mendengar suara tanda peringatan mobil pada pukul 02.30 WIB.       "Karena penasaran saya yang sedang melakukan shalat tahajud kemudian membuka jendela kamar dan melihat ada sebuah mobil putih melaju kencang yang diduga milik pencuri, sedangkan kaca mobil bagian depan milik Pak Idrus (pemilik mobil Toyota Vios bernomor polisi B 1602 PAA, red) sudah pecah," ujarnya.       Anggota Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Semarang Selatan yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan penyidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi serta mengumpulkan barang bukti.       Kapolres Semarang Selatan AKBP Nurcholis yang mendatangi lokasi kejadian tidak bersedia memberikan pernyataan terkait kasus pencurian yang terjadi di kawasan perumahan Bank Mandiri tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau